Jumat, 26 Desember 2008

Bismillahirrahmanirrahim,...

Cintaku Untukmu, Ma,…






Dulu ketika aku belum ada (entah ada dimana) engkau berdoa siang dan malam agar kau mendapatkan seorang buah hati yang nantinya akan sangat kau sayangi, kau berjanji pada Allah akan menyayangi, menjaga dan mendidikku agar selalu ingat padaNya.
Lalu, ketika aku sudah berada dalam rahimmu, masih belum melihat dunia, kau menjaga agar tiada suatu apapun yang menggangguku. Ketika aku menendang-nendang ingin segera keluar dari rahimmu yang nyaman tak terbayangkan betapa tersiksanya kau waktu itu, betapa banyak peluh yang membanjiri tubuhmu, betapa keras kau berteriak karena sakit yang begitu menyiksa, betapa kuatnya kau bertahan agar tetap hidup, berjuang antara hidup dan mati agar dapat melihat wajahku, anakmu.
Ketika aku pertama kali melihat dunia, tangis kencangku menyapa pertanda aku telah ada, terus bernyawa. Tangis kencangku membuat semua penderitaan dan pengorbanan itu sirna berganti senyum letih bahagia, dengan tangis terharu memelukku dalam dekapanmu, mencium dan terus mencium. “Terima kasih Allah, kau telah menitipkan padaku seorang bidadari mungil yang lucu”
Setelah aku lahir tak tau berapa banyak waktumu yang kau serahkan sebagai pengabdian seorang ibu. Tengah malam saat orang-orang tertidur lelap kau terbangun mendengar tangis rengekanku karena banyak nyamuk-nyamuk yang mengganggu,. Bahkan untuk qiyamullail pun seringkali terganggu hanya karena tangisku yang manja meminta sedikit susu. Sampai pagi pun aku tidak berhenti menangis karena banyak permintaanku yang terpaksa menyita banyak waktu tidurmu. Tapi kau tidak pernah mengeluh karena rasa sayang dan cintamu padaku telah membayar semuanya.
Ketika aku beranjak besar, aku mulai merepotkanmu dengan kebutuhan yang tidak sedikit. Mulai makan, pakaian, biaya sekolah. Kau rela bersusah payah dengan bantuan seorang ayah. Berhemat agar semua kebutuhanku terpenuhi, memangkas jatah makan dengan harapan agar aku bisa memegang sebuah boneka.
Ketika title ’remaja’ sudah melekat padaku, entah berapa banyak dosa yang telah kubuat padamu. Aku sering membuatmu marah, membuatmu sakit hati, bahkan membuat air matamu jatuh karena kenakalanku. Tapi rasa cinta dan sayang yang dulu untukku masih bertahan,tak berkurang sedikitpun. Siang malam kau berdoa untuk kebaikanku, memohonkan maaf bagiku padaNya.
Dan sekarang, ketika aku sudah mulai mengerti apa itu arti hidup, aku merasakan banyak sekali salah dan dosa yang telah aku buat padamu, entah berapa kali aku membuatmu marah, entah seberapa sering kau menangis karena ulah tak masuk akalku.
Oh, Mama,…
Belum sedikitpun ku balas jasamu. Tidak, memang tidak akan pernah aku mampu membalasmu. Maafkan aku mama, sangat sedikit baktiku padamu.
Wajahmu yang sekarang sudah mulai ada garis-garis halus pertanda bertambahnya usia. Tersirat keletihan disana, tapi tak seditpun mengurangi aura keteguhanmu,. Rasa sayang itu masih disana, Senyum cinta yang dulu jelas kulihat tak beranjak sedikitpun.
Mama, semoga Allah selalu mencintaimu. Semoga kebahagiaan selalu bersamamu. Janjiku masih terpatri, suatu hari kau akan jadi manusia paling bahagia. “aku sudah menjadi manusia paling bahagia sejak aku mendapatkanmu, sampai sekarang rasa bahagia itu masih utuh” ucapanmu itu membuat lututku lemas karena merasa diri sangat tidak berguna. Ada malaikat yang selama ini menjagaku, tapi masih saja dulu aku sakiti.
Oh, Mama,… Maafkan,…
Jika suatu saat nanti aku tak bernafas lagi. Satu yang kusesalkan, ketika rasa terima kasih dan beribu maafku belum sampai padamu,… Terima kasih Ma,… Cintamu kekuatanku.
Suatu kebanggaan pernah lahir dari rahimmu,…
Suatu kehormatan merasakan cinta darimu,…
Allah, bahagiakan ibuku. Ampuni semua dosanya,… Tetaplah mencintainya, seperti dia mencintaiku.

Mama,… Cintaku untukmu,….
Selamat Hari Ibu, hari perempuan-perempuan terbaik kepunyaan Allah,…

Jumat, 05 Desember 2008

Pak Rektor, Wait Me,....

Bismillahirrahmanirrahim,...


Kesabaran lagi diuji nih,....
Bikin janji sama orang penting susah banget euy.
Ketemu Pak Rektor harus melewati proses yang panjang,...
Dioper-oper,...
SEkarang lagi nungguin Humas untuk cek janji Pak Tektor kosong atau gak,..
Walah,...
SEmangat fatty,...
Ishbir!!!

Rabu, 03 Desember 2008

DIA Mencintaiku,....

Bismillahirrahmanirrahim,...

Semua apa yang kita kira baik bagi kita belum tentu baik menurutNYA.
Dan memang apa yang baik bagiNYA (walaupun buruk menurut kita), tetap itu yang terbaik, setidaknya itulah yang aku rasakan,....
Rencana yang sudah disusun dengan matang dan sangat diharapkan, lenyap begitu saja karena ketetapanNYA.

Di satu sisi, sedih karena waktu yang dinantikan tidak akan datang (setidaknya untuk saat ini).
Tapi disisi lain, bahagia dan bersyukur karena DIA menjaga niatku agar tak luntur.

Karena hati ini masih goyah, DIA membantu memantapkan,...
Karena hati ini masih lemah, DIA selalu jaga agar tak layu dan runtuh,...

DIA sangat mencintaiku,...
Perlu kekuatan yang lebih untuk tidak terjatuh,
Tapi, hanya perlu sedikit sentilan untuk menyandangku,
Menopang agar tetap tegar berdiri,...

Dengan sangat bangga, aku belum menyerah,...
Masih ingin bersamaMu,
Dan akan terus bersamaMu,...
Sampai kita bertemu nanti,...
Di RumahMu yang indah,..

Senin, 17 November 2008

Mencari Spirit yang Hilang,..

Bismillahirrahmanirrahim,...


Siapa yang mengerti, akan bagaimana rasanya ini,...
Siapa yang bisa menjawab bagaimana mengalahkannya,...
Siapa yang bisa membantu, menghilangkan resah dalam diri???

Agar bisa kembali,... menemani tekad yang bulat
Supaya tidak tersisa rasa lemah yang menyiksa,

Sungguh kasihan melihat diri yang termenung menyesak hati
Merasa bersalah akan amanah yang tertunaikan jauh dari cita-cita

Siapa yang bisa membantu???
Agar tak terus terpuruk dalam kegagalan semu

Padahal kegagalan adalah sesuatu yang indah jika hikmahnya berhasil mengguncang diri,... Karena tak ada kejadian yang tak bermakna,...


Hikmah,...
Ya, hikmah,...
BAntu aku mencari spirit yang hilang,...!!!

Minggu, 09 November 2008

Batikku yang malang,..

Bismillahirrahmanirrahim,...


Saat isu ‘pencurian’ Batik sedang hangat-hangatnya, saat Batik Indonesia diclaim milik asli orang Malaysia,. Orang Indonesia baru bangun, baru tersadar ada yang hilang,.
Sekarang banyak bermunculan baju-baju bercorak batik, sampai sepatu, tas pun ikut-ikutan berbatik ria. Aneh memang, batik yang merupakan kekayaan asli milik Indonesia ini baru terlihat mempesonanya oleh orang domestik setelah orang luar menyadari keindahannya,. Setelah terjadi insiden kepemilikan Batik, orang Indonesia baru mulai demam batik yang sebenarnya telah ada dari puluhan tahun yang lalu ini.
Ternyata benar kata pepatah, kita baru akan merasa memiliki sesuatu setelah sesuatu itu hilang. Saat batik telah disadari harganya oleh orang luar, orang Indonesia baru melek dan dengan lantang bilang “Batik asli milik Indonesia”
Hhmm,,,

Bapak tukang tambal ban,…

Bismillahirrahmanirrahim,...


Hari itu sedikit mendung. Aku diatas motorku sedang melaju di jalan raya, mengejar waktu agar bisa secepatnya tiba di Jatinangor. Seabreg agenda menungguku setelah selesai memberi privat pada siswa-siswa di bandung. Tapi keinginanku agar bisa sampai secepatnya di Jatinangor sedikit terhambat….
Ban motorku bocor.
Aku berhenti tepat di depan sebuah bengkel besar, tapi saat itu banyak motor yang sedang antri menunggu giliran diservis. Mengira akan menunggu lama, aku pun mendorong motorku mencari bengkel lain, walau sebenarnya jauh lebih baik aku duduk tenang dan menunggu di Bengkel besar yang nyaman itu. Tapi entah kenapa tidak terfikirkan saat itu, di benakku hanya ada kalimat ‘perbaiki motorku secepatnya’.
Lama mendorong belum juga terlihat tanda-tanda bengkel,. Cuaca teriknya Kota Bandung dan Peluh yang menetes sedikit menggodaku untuk beristirahat, tapi entah kenapa tak jua kulakukan,. Lebih tergoda untuk segera menemukan seseorang yang bisa membantuku agar aku bisa segera sampai di Jatinangor.
Akhirnya kutemukan, sebuah tempat tambal ban mungil terselip antara toko penjual helm dan penjual tanaman hias pinggir jalan. Tempat tambal ban itu seperti tak bernyawa, hanya ada seperangat alat bengkel tradisional dan alat pengisi angin ban (entah apa namanya). Bapak sang empunya bengkel kecil yang awalnya duduk termenung di depan bengkelnya ini terlihat sumringah melihat ada pelanggan yang datang ke usaha kecilnya. Dengan segera menghampiri dan bertanya apa yang perlu ia bantu walau sebenarnya ia pasti melihat ban depanku kempes tanpa angin.
Dengan sigap ia menambal ban depanku,. Selama proses penambalan, kita banyak ngobrol. Ternyata seorang bapak yang usianya mungkin sudah mencapai kepala 6 ini, masih saja rajin bekerja dan berusaha keras membangun bengkel kecil-kecilan untuk bertahan hidup. Ketika ditanya tentang penghasilan., sedikit mencengangkan, dengan penghasilan yang seminim itu ia masih terus berusaha tanpa lelah meneruskan bengkel mungilnya. Padahal kalau dibandingkan dengan biayaku sehari sangat jauh berbeda. Lalu, dengan hidup yang semakmur ini masihkah aku ingin lebih? Masihkan tidak ada rasa syukur? Ya Rabb, maaf,…
Bapak tukang tambal ban, mungkin hanya secuil potret orang-orang yang kekurangan di negeri ini,. Tapi semangatnya, tidak akan pernah kalah oleh anak muda,. Semangatnya mengajarkanku banyak hal, tenyata kesulitan tidak selamanya membuat orang tidak bahagia, buktinya dia pasti jauh lebih bahagia daripada konglomerat yang menyembunyikan hasil korupsi dan tak pernah tenang menutup rapat-rapat aibnya itu.
Terima kasih bapak,…
Memang hidup itu keras, tidak mudah. Tapi setiap orang punya jalannya masing-masing,. Dan Allah yang lebih mengerti mengapa jalan ini yang kita harus lewati, karena hanya Allah yang paham akan seperti apa kita nantinya,…
Semoga kebahagiaanmu akan tetap selalu menjadi semangatmu pak! Hormatku padamu,. Tetaplah jadi bapak tukang tambal ban yang semangat, yang ceria, yang bekerja penuh rasa Ikhlas, dan Bapak tukang tambal ban yang takut pada Allah,….

Saat Rasa Malu Telah Lenyap,…

Bismillahirrahmanirrahim,...


Apa jadinya jika manusia sudah kehilangan rasa malunya?
Tak jarang kita melihat makhluk Allah yang terkenal dengan sebutan ‘wanita’ berkeliaran dengan pakaian yang mengumbar aurat yang seharusnya ditutup dan memang wajib ditutup! Bahkan mereka yang notabene seorang muslimah pun ikut berlomba-lomba mengumbar auratnya dengan dalih mengikuti tren. Pakaian yang hanya layak dikenakan di rumah ini pun menjadi biasa dan sangat wajar di kalangan wanita, terutama ABG dan para mahasiswi. Mereka tanpa rasa malu sedikit pun berseliweran di tempat-tempat keramaian, dengan cuek bebek berlenggak-lenggok dengan baju yang memperlihatkan seluruh lekuk tubuhnya,.. Bangga karena mengikuti tren, bangga karena tubuhnya yang menurutnya ideal, atau mungkin bangga karena auratnya telah dilihat semua orang.
Perempuan adalah makhluk Allah yang paling indah, tapi keindahan itu akan terlihat pada waktunya nanti. Bukan untuk dipertontonkan atau menjadi konsumsi khalayak ramai. Jagalah dirimu wahai wanita,… Atau bahkan bisa jadi tujuan mereka mengumbar aurat itu untuk memikat kaum Adam, Hei!!! Sadarlah para wanita!!! Tidakkah kalian tau mereka tersiksa? Jangan kalian memancing mereka untuk berbuat hal yang sebenarnya juga tidak pernah kalian inginkan. Dan jangan pernah kalian marah, kesal atau bahkan menuntut pelecahan atau apapun yang dilakukan para lelaki, karena semua berawal dari kalian. Setidaknya bantu mereka untuk tidak berbuat dosa!
Makhluk yang tak punya rasa malu tidak ada bedanya dengan binatang ternak! Apakah tidak masalah kalian disamakan dengan ayam, kambing, onta???
Sadarlah wahai kaum hawa, perbuatan yang seperti itu menjadikan kau sungguh memalukan. Perbuatanmu telah mencoreng kesucian wanita yang sangat dijaga dalam Islam. Tidak tersisakah rasa malu dalam dirimu? Masih adakah harga dirimu? Atau mungkin telah terjual karena sebuah tren????
Lalu, apa bedanya kalian dengan para pelacur yang sangat mudah mempertontonkan auratnya? Bahkan mungkin mereka lebih ada harganya, mereka dibayar, kalian…???
“Kata Rasulullah, ada golongan penduduk neraka yang tidak akan pernah aku pandang, yakni : Wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Mereka melenggak-lenggokkan tubuhnya dan kepalanya bagaikan punguk unta yang miring. Mereka tidak masuk Surga, tidak pula mencium baunya, meskipun Surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian” (HR. Muslim)

Roket dan Parasut,…

Bismillahirrahmanirrahim,...


BBM, pasti semua lapisan masyarakat bergantung sekali pada kebutuhan yang satu ini,. Dan BBM dapat mempengaruhi segalanya,. Naiknya BBM berdampak pada harga bahan kebutuhan hidup lainnya, dari mulai kebutuhan pokok sampai kebutuhan sekunder, apalagi kebutuhantersier. Tak heran jika ketika kenaikan BBM beberapa bulan lalu ditentang keras oleh banyak masyarakat, tak sedikit yang turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya. Karena memang tidak bisa dipungkiri naiknya BBM menyengsarakan banyak pihak, terutama masyarakat kecil.
Sekarang, BBM dijanjikan akan turun. Banyak yang berasumsi bahwa kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM beberapa bulan lalu adalah keburu-buruan pemerintah dalam mengambil keputusan,. Dan sekarang malah banyak yang berpendapat bahwa kabar-kabar bahwa pemerintah akan menurunkan harga BBM tak lepas dari unsur politis, terkait dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Umum, 9 April 2009 nanti.
Siapapun yang duduk di pemerintahan mungkin harus memutar otak bagaimana dapat memakmurkan masyarakat Indonesia yang tidak bisa dibilang sedikit. Memang kadang serba salah, apa yang dilakukan pemerintah banyak yang pro dan kontra (walau memang kebanyakan kontra). Semoga beliau-beliau yang duduk disana sebagai wakil kita selalu diberi rahmat oleh Allah sehingga mereka dapat berpikir secara bersih dan tulus memikirkan rakyatnya, bukan menimbun harta sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadi.
Entah seperti apa, yang jelas sekali terlihat adalah naiknya BBM bagai roket yang langsung melesat,… Dengan cepat mencapai sasaran di luar angkasa sana,. Mungkin pengibaratan ini sesuai dengan melesat naiknya harga BBM yang konon katanya menyesuaikan dengan harga minyak dunia. Gembar-gembor di media yang menyatakan tentang penurunan BBM mungkin nanti terkesan akan seperti penerjun payung yang memakai parasut, pelan,…
Naiknya bagai Roket, turunnya seperti parasut, ndut-ndutan,… Bahkan mungkin tidak sampai ke tanah, mungkin nyangkut di pohon,…

Rabu, 29 Oktober 2008

Jatinangor Hujan,...!!!

Bismillahirrahmanirrahim,...

Udah seminggu jatinangor diguyur hujan,.. Wah, padahal biasanya panas dan gersang. Panas teriknya matahari dan ancaman polusi udara kadang membuat para mahasiswa menggerutu. Sekarang, hujan yang dianugerahi Allah untuk kota pengasingan mahasiswa ini membawa sedikit dampak,. Lebih banyak mahasiswa ogah keluar kampus, bayak yang meringkuk kedinginan di kamar kostan masing-masing,... Tapi mungkin dampak yang saya juga rada menyesalkan,...jemuran gak kering-kering, hehe,...^_^

Jatinangor memang beda,..
Bandung yang dingin, bogor yang diguyur hujan tiap hari,..
Jatinangor ya jatinangor,..
Kota kecil yang (sedikit) gersang. Penghijauan sepertinya sangat diperlukan kota yang penghuninya membludak ini,...
Yah, seperti julukannya "kota pengasingan mahasiswa"

Senin, 13 Oktober 2008

Adalah perjalanan,....


Bismillahirrahmanirrahim,...

Karena hidup adalah perjalanan,... perjalanan untuk mencapai kebahagiaan hakiki, tanpa noda. Maka maknailah,... maknailah semua yang terjadi, walaupun hanya titik kecil tak bernyawa,.. Maknai semua sebagai hadiah dan rasa cinta-Nya,..
Apapun,. duduk tertunduk karena limpahan derita yang menyiksa jiwa, atau gelimangan air mata bahagia atas karunia,...

Jangan sekali-kali berhenti!! karena pantang bagi seorang pejalan menghentikan langkahnya di separuh perjalanan hanya karena letih yang mendera atau karena tergoda cinta yang fana,... Jalan terus, walau kadang-kadang ada tikungan tajam yang meresahkan,...

Semoga ketika tiba disana, semua letih dan dahaga terbayar lunas dan kan kulihat kau tersenyum lebar dan menangis bahagia,.. Reuni disana akan sangat terasa nikmat karena perjalanan kita bermanfaat,...
Karena perjalanan kita mencapai tujuannya,...
DIA,...

Amiin,...

Minggu, 12 Oktober 2008

Makna 20,..

Bismillahirrahmanirrahim,...

Hari ini, tepat hari ini,. Usiaku bertambah,. Ah, jauh lebih tepatnya berkurang 1thn. Berkurang 1thn jatahku hidup d dunia, atau jauh lebih pastinya brkurang 1thn kesempatanku bribadah kpdNya,..
20,..
Angka itu yg sekarang mengisi ruang kolom usia d profile blog, fs dan smua keanggotaanku,..
Selama 20thn d dunia, apa saja yg telah kuperbuat? bakti apa yg telah kupersembahkan? karya apa yg brhasil kuciptakan?
Lalu, apa makna 20 ?!

Kamis, 09 Oktober 2008

2 mutiara,...




Bismillahirrahmanirrahim,...

Pulang ke kampung halaman, mungkin bisa jadi salah satu agenda wajibku setahun sekali,. Bersimpuh dan memeluk orang tuaku sesuatu yang sangat kurindukan,…

Dan akhirnya, Idul Fitri tahun ini pun sukses kurayakan dengan ketupat lebaran khas mama,. Setelah sebelumnya kebimbangan akan mudik naik apa, dapet tiket atau gak? :-) sampai bingung bagaimana meminta izin mudik ke para dosen,..

Tapi Allah benar-benar sayang padaku, Dia masih mengizinkanku merayakan hari kemenangan dengan keluarga besarku yang sempurna,.. Sesampai di rumah yang telah menyaksikanku tumbuh besar, aku terhenyak,.. banyak sekali perubahan disini, tidak ada lagi kamar tidur yang dipenuhi coretan-coretan hasil karya dadakanku di dinding-dindingnya, sekarang telah digantikan dengan kaligrafi-kaligrafi dan tulisan-tulisan motivasi milik adikku,.. Yah, semuanya telah berubah, tapi tentu saja tidak dengan keharmonisan keluarga besarku,…J

Terlalu banyak yang berubah, sampai aku hanya terfokus akan perubahan rumah mungilku, perubahan lingkungan sekitar rumahku, teman-temanku yang sekarang sudah dewasa,. Ada yang melanjutkan kuliah sepertiku, ada juga yang mulai menata hidup dengan bekerja , juga banyak yang sudah berkeluarga,..

Sampai suatu malam ba'da tarawih, ketika baru selesai merampungkan tilawahku,. Aku melihat mama tertidur disampingku, dengan wajah damai,.. tapi terlihat jelas gurat kelelahan disana, kuperhatikan dengan seksama,.. Ada garis-garis halus disana, yang dulu wajahnya masih mulus,. Rambut-rambut yang dulu hitam legam, sekarang telah memutih,.

Tak lama, datanglah abah sepulang dari ceramah di masjid yang rada jauh dari rumahku,.. Baru kusadari abah yang dulunya berbadan tegap, kekar, tangguh,. Sekarang terlihat sedikit melemah, tidak sekuat dulu. Punggung yang dulu acap kali menopang tubuhku, sekarang terlihat letih,. Walau semua itu tidak mengurangi sedkitpun wibawa dan tangguhnya abahku.

Yaa Allah, perubahan sebesar ini tidak terlihat olehku,. Baru kusadari sekarang,…

Orang tua yang membesarkanku, yang melimpahkan kasih sayang berlipat ganda tanpa batas sekarang telah melemah,.. kenapa tak terpikirkan Ya Rabb,..??

Banyak sekali kesalahan yang kubuat pada kalian, banyak sekali khilaf yang kulakukan pada kalian,.. Maaf hai orang tua tercintaku,… maafkanlah dosa anakmu ini,.. Ampun Yaa Rabb, telah banyak kusakiti orang tuaku, belum banyak bakti yang kuberikan padanya,…

Idul Fitri ini terasa begitu berarti, karena kusadari apa yang selama ini tak terlihat jelas olehku,.. Khidmat bersimpuh padamu terasa begitu menyejukkan, tetaplah menjadi orang tuaku yang kuat, yang tangguh,…

Terimakasih untuk semuanya,…

Cinta dan kasih sayang kalian,…


Yaa Allah,...

Buatlah 2 mutiaraku bahagia,…

Amiin,..

calon legislatif double partai??



Bismillahirrahmanirrahim,...

Akhir-akhir ini indonesia kita tercinta sedang disibukkan dengan ramainya demokrasi,..??

Yah, dimana-mana ada pemilihan wakil rakyat, poster-poster untuk menarik minat masyarakat pun bertebaran dimana-mana,.. Mulai dari jalan-jalan besar di seantero kota metropolitan, sampai di jalan-jalan setapak desa-desa kecil, bahkan digunakan untuk spanduk-spanduk penutup warung nasi di pinggiran (sebagai pengganti promo-promo operator telepon seluler).

Sekarang juga mulai marak ucapan-ucapan "minal aidzin wal faidzin" menghiasi wajah ibu kota,. Tentunya dengan membawa embel-embel calon legislatif dari partai …. Memang tidak bisa dianggap kampanye, tapi,…

Ya, semoga niat beliau-beliau memang benar adanya, tidak terselewengkan dengan adanya moment suci Idul Fitri,…

Amiin,…

Mungkin (saya) tidak begitu peduli dengan bertebarannya poster dan spanduk, toh memang tidak ada yang bisa diprotes selain merusak pemandangan karena ketidakteraturan tata letaknya, tumpang tindih dimana-mana,…

Yang membuat miris, karena baru-baru ini banyak media memberitakan tentang ditemukannya calon legislatif yang dicalonkan oleh lebih dari satu partai,.. alias double partai, bahkan mungkin triple, atau,..

Woww,.. keren sekali wajah perpolitikan Indonesia kita,,..

Dengan menilik peristiwa ini saja, dapat kita bayangkan betapa rakusnya calon wakil kita di pemerintahan ini,.,

Rakus akan kekuasaan, rakus akan jabatan,.!!!

Mereka-mereka ini yang akan kita pilih?? Sepertinya setiap orang yang merasa peduli akan nasib tanah air ini, harus bisa berpikir beribu kali untuk "mengizinkan" beliau-beliau ini untuk duduk di kursi panas pemerintahan,.. Tak terbayangkan nasib bangsa ini kelak, jika "dikuasai" oleh manusia-manusia berdompet tebal yang kemaruk kekuasaan,… hiii,…

Ya, mungkin untuk sekarang kita hanya bisa banyak berdoa agar bapak-bapak kita tercinta itu dapat mengerti betul tugas dan tanggung jawab yang mereka emban sebagai wakil rakyat. Tidak hanya karena lengkapnya fasilitas, melimpahnya kekayaan, atau bahkan hanya terpukau oleh kekuasaan,.. nauzubillahimindzalik,.. maka berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam kancah perpolitikan Indonesia,..

Dan tentu saja tidak semua wakil rakyat yang hanya mendambakan kekuasaan,.. Semoga mereka yang sudah benar niat dan tujuannya, lillahi ta'ala selalu diberi keistiqamahan oleh Sang Pembolak-Balik Hati,… Allahu Akbar,..!!

Wallahu 'alam bishowab,…

Mudik,...

Bismillahirrahmanirrahim,...

Bertemu keluarga di tanah kelahiran merayakan Idul Fitri bersama,.. mungkin suatu keharusan bagi beberapa orang, juga mungkin termasuk saya. Bisa jadi itu agenda wajib tiap tahun bagi semua orang yang meninggalkan kampung halamannya,.. Untuk orang-orang yang mengais rezeki di tanah orang berharap mendapatkan penghidupan yang lebih baik dari pada di tanah sendiri. Atau untuk para pemuda yang meninggalkan kampung halaman untuk menuntut ilmu, berusaha sekuat tenaga untuk dapat berguna bagi keluarganya.

Pulang ke tanah kelahiran, berkumpul dengan keluarga besar, mengharap dapat bersimpuh dan mencium punggung tangan orang tua tercinta, memeluk satu persatu tubuh anggota keluarga terkasih. Untuk meminta maaf atas segala khilaf, yang pernah,.. bahkan sering sekali dilakukan di masa lalu,..

Tapi terkadang acara wajib setahun sekali itu kerap kali ternodai oleh kejadian-kejadian tak diharapkan. Mulai dari macet, kecelakaan lalu lintas, atau bahkan ulah tangan-tangan jahil yang sangat meresahkan,. Memanfaatkan tradisi mudik yang telah mengakar kuat untuk mencari sesuap nasi dari harta yang tak kan pernah halal,. Juga ulah para calo yang sangat membuat geleng-geleng kepala, memanfaatkan membludaknya para pemudik dengan melambungkan harga tiket,..innalillahi,… Padahal untuk bisa pulang ke kampung halaman mungkin itu uang yang telah dikumpulkan bertahun-tahun, tapi selalu habis terkuras karena ulah para calo,..

Berita di media cetak dan media televisi penuh dengan pemantauan kegiatan mudik, dari macet totalnya jalan tol sampai kejadian kecelakaan tragis karena kelalaian pengendara atau tak layaknya kondisi kendaraan. Sangat miris rasanya mendengar banyaknya nyawa melayang hanya karena berlomba-lomba menyusuri jalan-jalan dengan mimpi mencapai tanah kelahiran untuk berkumpul dengan keluarga besar tercinta. Lebih miris lagi ketika membayangkan mendungnya Idul Fitri anggota keluarga yang ditinggalkan, yang seharusnya penuh dengan suka cita merayakan hari kemenangan, sekarang semua berubah jadi duka mendalam karena tak dapat bertemu anggota keluarga yang nyawanya terenggut dalam hiruk pikuknya tradisi mudik,..

Juga berita tentang terbakarnya sebuah perumahan, karena ditinggalkan pemiliknya yang juga tengah asyik dengan kegiatan mudiknya merayakan lebaran. Apa yang akan dia lakukan ketika pulang ke rumah yang beberapa hari yang lalu mereka tinggalkan, sekarang telah berubah total, menjadi puing-puing tak beraturan akibat ganasnya si jago merah,..

Ya, memang semua itu tidak hanya terjadi di tahun ini saja,. Setiap tahun tradisi mudik memakan korban, nyawa melayang atau harta benda menghilang,…

Tapi semua itu titipan Allah, karena sewaktu-waktu ketika Dia mau mengambil, kita tidak akan bisa berbuat apa-apa,.. karenanya dibutuhkan keikhlasan yang amat sangat, yang mungkin sangat sulit menerapkannya.

Semoga mereka-mereka selalu dirahmati Allah,

Diberi ketabahan menghadapi semuanya, cobaan dan pukulan…

Karena memang ketetapan Allah yang berlaku,..

Semoga ada pengganti yang jauh lebih baik, karena Allah tidak pernah merugikan umat-Nya,….

Amiin,…

Sahabatku Lelah,..

Bismillahirrahmanirrahim,...

Seorang sahabat kemarin mengirim sebuah pesan singkat,..

Benar-benar singkat,..

Isinya membuatku sedikit mengerutkan kening,

Sahabat ini mengeluh dilanda kelelahan yang amat sangat, kesal, bahkan kegeramannya karena sebuah kepanitiaan yang sedang ia pegang. Banyak individu yang bekerjasama dalam kepanitiaan ini mangkir dari tanggung jawabnya, sehingga membuat sahabatku ini kekesalannya tak terbendung,..

Padahal, sahabatku yang satu ini adalah salah satu sahabat yang kuteladani semangatnya, yang kuacungi jempol akan kegigihannya dalam semua tanggung jawab yang ia pikul,. Sangat jarang sekali kudapati wajahnya muram, sedih, bingung hanya karena proposal yang susah lolos atau perizinan yang sangat memblibet.

Tapi sekarang aku membayangkan wajah yang dulu penuh semangat itu tak mengumbar senyum lagi, tertunduk lesu karena ulah-ulah sahabat-sahabat setim yang kurang bertanggung jawab, tidak sadarkah mereka telah telah mendzalimi sahabatnya??

Duh, dek,..

Kemana semangat yang dulu terlihat jelas di pelupuk matamu, yang tercermin dari setiap tindak tandukmu memperjuangkan acara ni kesana kemari? Padahal semangatmu juga yang banyak mengajarkanku banyak hal,…

Kembalilah jadi sahabatku yang tegar dan semangat,..!!!

Tapi tersentak, kemudian senyum simpulku mengisyaratkan kemengertian perasaan yang sekarang sedang melanda sahabat ini,. Ternyata dia sedang berada di titik jenuhnya, mungkin selama ini banyak hal yang dia pendam,. Sering kali dia berkeluh kesah, tapi itu tidak pernah berlangsung lama dan tidak pernah berlarut-larut. Semoga ini juga hanya sekedar keresahan sesaat,.

Kembalikan semangatmu dek, karena semua membutuhkannya,. Bahkan bisa jadi semangatmu merupakan salah satu amunisi untuk sahabat-sahabatmu yang lain,..

So,.. Keep fight, girl,… :-)

Jangan pernah merasa lelah, karena kelelahan kita sekarang akan dibayar mahal oleh Allah,.. Karena apa yang sedang kau perjuangkan saat ini, bernilai Subhanallah bagi banyak orang, bermanfaat akbar untuk mereka,..

:-)

Mencintaimu,...



Bismillahirrahmanirrahim,...

Keberadaan Al-quran sebagai pedoman hidup seluruh manusia di muka bumi ini, siapa yang berani menyangkal?? Semua tugas dan kewajiban kita sebagai makhluk Allah semua tertuang dalam kitab suci ini, seluruh aspek kehidupan kita di bumi Allah ini juga telah terangkum tuntas didalamnya,. Bahkan sampai ke norma sosial, aturan kehidupan, lengkap dibungkus kitab mungil ini,.. Tidak ada ilmu yang belum dibeberkan olehnya,…

Namun sebagai penikmat Al-quran, sudahkan kita mencintainya?
Atau hanya menjadi pajangan di ruang tamu sebagai penanda sang pemilik rumah seorang muslim, mungkin juga hanya dibeli ketika akan melangsungkan akad nikah sebagai mahar??

"Seandainya Kami turunkan Al-qur'an ini kepada sebuah gunung, maka kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah karena gentar kepada Allah. Dan perumpaman-perumpamaan seperti itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir"
(Al-Hasyr:21)

Wahai makhluk Allah, tidak cintakah kalian pada kitab ini?
Sedangkan seorang Muhammad yang telah dijamin Allah masuk Syurga pertama kalipun, sebegitu cintanya pada Al-quran,.. bahkan dalam sebuah riwayat dikatakan ketika Aisyah ditanya tentang akhlak Rasulullah, Aisyah menjawab akhlak Nabi Muhammad adalah Al-Quran,..
Subhanallah,.. begitu agung dan sucinya,…

Ada juga kisah ketika Rasulullah akan menentukan urutan pemakaman para sahabat yang gugur di medan perang,. Rasulullah mengukur berdasarkan hafalan para Syuhada itu,…

Yaa Allahu Rabbi,..
Jadikan kami salah satu hamba yang mencintai kitab-Mu,. Yang menjadikannya pedoman hidup, dan selalu rindu untuk bermunajat pada-Mu ditemani oleh ayat-ayat suciMu,…
Amiin,…

Fenomena Ayat-Ayat Cinta

Bismillahirrahmanirrahim,...

Membludaknya penonton, membuat banyak orang terperangah. Bukan karena sukses filmnya, tapi lebih karena jenis film yang tidak biasa. Sebuah film yang mengangkat lika-liku kehidupan seorang mahasiswa asal indonesia yang menuntut ilmu di Al-Azhar, sebuah cerita adam dan hawa yang berbalut nuansa Islami. Bercerita banyak tentang kehidupan cinta sang fahri, sosok yang sekarang banyak dielu-elukan oleh para kaum hawa.


Layaknya wabah, film ini telah merajalela dimana-mana. Film yang diangkat dari novel besutan kang abik ini menyihir banyak mata, dari anak sekolah sampai orang dewasa, dari murid sampai guru-guru, dari para pejabat sampai mahasiswa berlomba-lomba memadati bioskop-bioskop yang menayangkan film ini. Gak tanggung-tanggung, di bandung sampai ada bioskop yang menayangkan film ini dalam 2-3 studio sekaligus dalam waktu yang bersamaan, karena besarnya animo masyarakat akan film yang dibintangi Fedi Nuril ini,.


Fenomena film ini tidak hanya berlangsung sebentar, mungkin AAC telah membuat rekor baru dalam dunia perfilman. Ibu-ibu sampai membicarakan film ini ketika belanja di 'mang tukang sayur', sibuk mendambakan calon menantu sedahsyat fahri, para mahasiswi juga di sela-sela kuliahnya sangat berbangga hati telah berhasil menyaksikan akting keren carissa putri sebagai maria, pemuda-pemuda pun tak ketinggalan membicarakan anggunnya Rianti Cartwright dalam balutan busana muslimah tertutup rapi.


Tapi sayang sungguh sayang, film yang mengangkat kehidupan cinta berbalut nuansa islami ini hanya menjadi pembicaraan dan obrolan hangat, 'alangkah bahagianya kalo dapat suami seperti fahri', 'wah, aisha emang calon istri idaman', 'bagus ya filmnya,'..

Miris rasanya mendengar banyak pengharapan seperti itu, bukan karena pengharapannya, tapi karena tidak adanya inisiatif dari para penikmat AAC, yang mereka sendiri merasa memang seperti inilah seharusnya seorang muslim dan muslimah. Tapi sebagian adegan dan kejadian dalam film ini yang seharusnya menjadi teladan dan panutan, hanya dianggap sekedar hiburan semata,. Tak terbersit untuk meneladani apa yang memang harus diteladani dari film ini,.


Alih-alih merenungi dan menggali hikmah dari film ini, bahkan banyak ikhwan-akhwat menonton film ini di bioskop tanpa rasa malu karena dianggap wajar,.. innalillahi,..


Entah salah siapa, yang jelas pendapat pribadi bahwa inti dan hikmah yang seharusnya banyak bisa dipetik dari fim ini sangat tidak tersampaikan, tidak banyak orang yang mengerti betul apa yang mau disampaikan film ini,. Toh, setelah menonton film ini tidak banyak perubahan,..


Namun, Alhamdulillah ada seorang sahabat yang mungkin tersentil oleh film ini dan berhasil memetik hikmah dan pesan dari film ini, sekarang dia telah jauh berubah dan meninggalkan hubungan yang belum halal,.. Semoga beliau diberi keistiqamahan,.. Amiin,…

Alhamdulillah,...

Bismillahirrahmanirrahim,...

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,…

Alhamdulillah, setelah sekian banyak yang dilewati,…

Akhirnya, fatty punya blog bebas juga,…:-)

Dari dulu hanya berdecak kagum akan artikel dan tulisan-tulisan para blogger, sekarang setelah melihat dan belajar banyak, saatnya bergerak! Sedang mencoba mengeluarkan ide-ide yang muncul, akhirnya menemukan tempat penorehan,…


Dulu juga hanya membuat comment-comment di blogger para kreatifis, sekarang boleh dong mengharap comment-comment demi perbaikan ke arah yang lebih baik,. Entah itu kalimat-kalimat yang terasa kurang, atau mungkin yang rada berlebihan,…


So, semoga bermanfaat,…


-Fatty-


Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,

Jumat, 12 September 2008

Assalamu'alaikum,...

Menjadi Besar dengan niat yang Benar

Template by : kendhin x-template.blogspot.com